Faktor yang paling penting dalam perdagangan berjangka adalah manajemen uang. Walaupun trader harus cerdas untuk memprediksi grafik menggunakan analisa fundamental atau teknikal, tapi tanpa adanya MM maka akan menghancurkan akun forex. Belum lagi penggunaan leverage yang besar untuk perdagangan berjangka benar-benar bisa membahayakan akun bila tidak dijaga.
Selama bertahun-tahun, telah banyak inspirasi dari trader sukses tentang apa yang membuat mereka berhasil di trading forex. Dan hampir semua dari trader sukses tersebut menekankan pentingnya manajemen uang yang kuat. Beberapa tahun yang lalu kami menghadiri suatu paguyuban yang bisa disebut (Kelompok Analisa Teknikal) yang merupakan konferensi trader di Las Vegas. Dalam presentasinya, mereka menekankan bahwa menjadi trader berjangka yang sukses harus lebih fokus untuk bertahan dan bersabar daripada terlalu bernafsu untuk mencetak profit dan memenangkan perdagangan.
Bertahan di pasar forex benar-benar melatih seorang trader dalam pengelolaan uang. Bahkan trader pemula yang mulai trading akhirnya harus menerima kenyataan bahwa trading forex tidak akan selalu sesuai dengan yang diharapkan. Jika para pemula tidak menggunakan prinsip manajemen uang maka kerugian yang diterima akan semakin banyak. Jika sudah begitu, semua usaha yang dan sedikit keuntungan yang diperoleh akan menjadi sia-sia saja.
Sebaliknya, trader pemula yang menggunakan management modal secara baik dengan memanfaatkan teknik pengelolaan uang secara konservatif akan mampu menahan beberapa kerugian dan dapat melakukan transaksi di hari lainnya. Kemampuan untuk menghindari kerugian sehingga masih bisa melakukan perdagangan kembali pada hari lainnya adalah kunci untuk kelangsungan hidup akun trading.
Kebanyakan orang-orang yang sukses dalam trading valas akan memberitahu Anda bahwa selama rentang setahun saat mereka masih pemula dan berlatih, akun mereka lebih banyak mengalami kerugian daripada meraih keuntungan. Lalu bagaimana mereka sekarang bisa sukses? Hal ini karena adanya pengelolaan uang secara baik. Trader sukses mengatur stoploss secara ketat untuk keluar dari posisi secara cepat. Pengelolaan uang yang baik adalah harus dijadikan prinsip.
Berikut adalah contoh pengalaman dari seorang trader. Sebut saja Anton. Dia adalah trader pemula dengan menggunakan modal $3.000. Ditambah tambahan modal dari kawannya jadi totalnya sekitar $4.000. Anton adalah orang yang sabar dan bisa menahan diri dalam transaksi. Anton bisa menahan harga saat ada pembalikan karena Anton telah menyiapkan beberapa point sebelum melakukan transaksi. Akhirnya, Anton bisa menghasilkan keuntungan dengan menerapkan manajemen uang walaupun masih tertatih-tatih karena masih taraf belajar.
