22-23 Januari 2015 : QE ECB, Konperensi Pers Draghi, Jobless Claims AS

Konperensi pers presiden ECB Mario Draghi dan Jobless Claims AS yang dirilis pada waktu yang bersamaan adalah 2 event berdampak tinggi hari ini. Suku bunga ECB diperkirakan kurang berdampak kecuali jika Draghi dan kawan-kawan kembali memotong suku bunga (benchmark rate). Jika ini terjadi diperkirakan suku bunga akan negatif dan EUR akan melemah tajam.

Bagi trader EUR/USD sebaiknya fokus pada konperensi pers Mario Draghi yang ada kemungkinan akan mengumumkan program quantitative easing (QE) lanjutan dengan jumlah yang cukup besar. Data Jobless Claims AS kali ini diperkirakan tidak akan berdampak pada EUR/USD, tetapi bisa berdampak pada pasangan USD yang lain, biasanya USD/JPY.

Kamis, 22 Januari 2015 :
Jam 16:30 WIB
: data Public Sector Net Borrowing Inggris bulan Desember 2014 (Berdampak medium pada GBP)
Data ini mengukur perbedaan antara pengeluaran dan pemasukan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan perusahaan publik di Inggris. Jika pengeluaran lebih besar dari pemasukan maka defisit akan dibiayai dengan pinjaman. Membengkaknya pinjaman berarti defisit dalam neraca anggaran yang akan cenderung memperlemah Pound, sebaliknya jika Net Borrowing negatif maka terjadi surplus anggaran dan akan cenderung memperkuat mata uang Pound.

                

Bulan Nopember lalu pinjaman pemerintah Inggris ke publik mencapai £13.41 milyard, lebih rendah dari perkiraan £14.80 milyard tetapi lebih tinggi dari bulan Oktober yang £6.43 milyard (revisi dari sebelumnya £7.10 milyard). Angka defisit ini adalah yang tertinggi dalam setahun terakhir. Untuk bulan Desember 2014 diperkirakan defisit akan berkurang ke angka £9.20 milyard. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

Jam 18:00 WIB
indeks Confederation of British Industry (CBI) Industrial Order Expectations Inggris bulanJanuari 2015 (Berdampak medium pada GBP)
Indeks ini disebut juga dengan Industrial Trends Survey dan dibuat berdasarkan survey terhadap 550 pelaku sektor manufaktur mengenai volume order yang diharapkan dalam waktu 3 bulan mendatang. Angka positif (lebih besar nol) menunjukkan harapan volume penjualan yang tinggi, dan sebaliknya. Angka indeks ini adalah salah satu indikator awal bagi kondisi bisnis, perekrutan tenaga kerja dan pengeluaran konsumen. Untuk bulan Januari 2015 diperkirakan indeks akan naik ke angka 6 dibandingkan Desember 2014 yang berada pada angka 5 (tertinggi dalam 4 bulan). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 19:45 WIB: hasil meeting European Central Bank (ECB) : 
pengumuman suku bunga dan kemungkinanlaunching quantitative easing (QE) lanjutan (Berdampak tinggi pada EUR)
Suku bunga ditentukan dengan cara voting, 6 anggota ECB Executive Board dan 18 gubernur bank sentral negara-negara kawasan Euro ikut memberikan suara. Hasil voting biasanya tidak diumumkan ke publik. Tingkat suku bunga biasanya dirilis sesuai perkiraan sehingga yang jauh lebih berdampak adalah konperensi pers ECB yang diadakan 45 menit kemudian.

                

Pada meeting kali ini diperkirakan ECB akan meluncurkan program QE lanjutan dalam jumlah yang cukup besar untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi, sehingga suku bunga diperkirakan akan tetap dipertahankan 0.05% yang telah berlaku sejak 4 September 2014 lalu. Jika diluar dugaan ECB kembali menurunkan suku bunganya maka EUR akan melemah, dan semakin besar nilai QE yang diluncurkan (jika jadi di-launching) maka akan cenderung menyebabkan EUR melemah.
Dalam beberapa statement sebelumnya ECB telah menyiapkan sekitar €500 milyard untuk QE lanjutan jika hasil lelang TLTRO ternyata mengecewakan. Untuk sementara angka ini bisa dianggap sebagai acuan.

Jam 20:30 WIBkonperensi pers ECB yang dihadiri presiden Mario Draghi (Berdampak tinggi pada EUR)
Jika QE jadi diluncurkan, maka akan diumumkan pada konperensi pers ini.
(Baca juga: Memperkirakan Pergerakan EUR Pasca ECB Meeting Malam Ini)

Jam 20:30 WIB: data Jobless Claims AS per 17 Januari 2015 (Berdampak tinggi pada USD)
Data ini adalah indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada Initial Jobless Claims yang mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran. Pengeluaran konsumen akan mempengaruhi tingkat inflasi dan akhirnya juga berdampak pada pertumbuhan. Jobless Claims merupakan data fundamental awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja.

                

Minggu lalu Jobless Claims AS bertambah 19,000 ke angka 316,000, lebih tinggi dari perkiraan 299,000 dan yang tertinggi sejak pertengahan Oktober 2014, sementara untuk rata-rata 4 mingguan naik 6.750 klaim ke angka 298,000. Pertambahan yang cukup tinggi tersebut biasanya terjadi pada awal tahun dimana pekerja paruh waktu saat liburan (holiday part-timer worker) tidak melanjutkan pekerjaannya dan kembali pada aktivitas semula (bekerja pada pekerjaan tetapnya atau kuliah). Untuk minggu ini diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan kembali berkurang 15,000 ke angka 301,000. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Jam 22:00 WIB
indeks kepercayaan konsumen kawasan Euro bulan Januari 2015 (Berdampak medium pada EUR)
Data ini bersumber dari Eurostat dan dibuat berdasarkan survey pada 2,300 konsumen di seluruh kawasan Euro mengenai kondisi perekonomian kawasan saat ini dan di waktu yang akan datang. Responden dimintai pendapat tentang penghasilan, pekerjaan, inflasi dan produk-produk utama yang dikonsumsi. Angka indeks positif (lebih besar nol) menunjukkan optimisme dan angka indeks yang negatif menunjukkan pesimisme. Pada bulan Desember 2014 lalu indeks turun ke angka -11 dibandingkan Nopember yang -12 (tertinggi dalam 5 bulan). Untuk bulan Januari 2015 diperkirakan angka indeks akan tetap pada angka -11. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jum’at, 23 Januari 2015 :
Jam 08:45 WIB
indeks HSBC Flash Manufacturing PMI China bulan Januari 2015 (Berdampak tinggi pada AUD dan CAD)
Indeks Hongkong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) Manufacturing PMI ini dirilis oleh Markit setiap bulan 2 kali, masing-masing untuk data Flash dan Final yang dampaknya sama. Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan ekspansi sektor manufaktur, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi. Indeks Final Manufacturing PMI untuk bulan Desember 2014 yang dirilis tanggal 30 Desember lalu berada pada angka 49.6, lebih rendah dari bulan Nopember yang 50.0. Untuk bulan Januari 2015 ini diperkirakan indeks HSBC Flash Manufacturing PMI akan berada pada angka 49.5. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada AUD dan CAD.