Dolar AS Mengawali Pekan NFP Dengan Santai

Mata uang-mata uang mayor 28/09/15 memulai pekan ini dengan cukup santai setelah menjalani akhir pekan tanpa rilis laporan yang berdampak tinggi. Dolar AS masih menunjukan potensi penguatan, terutama jika data-data yang akan datang mendukung kenaikan suku bunga tahun ini.

Dolar AS merangkak naik ke level tertinggi dalam satu bulan di hari Jumat kemarin, namun kenaikan tersebut terjadi setelah terkonsolidasinya indeks Dolar AS yang naik ke angka 96.221, lepas dari level puncak 96.700. USD/JPY tampak mengendur dari level tinggi 121.24 menuju ke level 120.49. Sedangkan EUR/USD kembali ke dekat level 1.1200, pulih dari kemerosotan di angka 1.1116
Pidato Dari Para Pejabat The Fed
Salah satunya adalah pernyataan dari Presiden The Fed untuk wilayah Kansas City, Esther George, yang pada akhir pekan lalu mengatakan bahwa dia yakin The Fed seharusnya bertindak segera agar kenaikan suku bunga secara gradual dapat diwujudkan.
Menurut analisa dari bank ANZ, yang dikutip oleh Reuters, dengan dijadwalkannya sembilan anggota The Fed untuk berpidato ditambah dengan laporan NFP pada pekan ini, tak diragukan lagi, pasar akan mendapatkan pengaruh yang cukup signifikan. Selain itu, minat risiko tampaknya kana terdikte oleh pergerakan saham China. Ekspektasi dari IMF pun turut melemahkan sentimen risiko dimana perekonomian global diperkirakan akan menurun.

Di awal bulan silam, Federal Reserve AS memutuskan untuk menunda kenaikan tingkat suku bunga AS sesuai dengan prediksi sebagian besar pelaku pasar. Akibatnya volatilitas pasar global pun merebak. Kendati demikian, sejumlah pejabat The Fed termasuk sang ketua, Janet Yellen, memastikan bahwa bank sentral masih dalam jalur untuk memberlakukan normalisasi kebijakan pada tahun 2015 ini.