GBP/USD Di Level Rendah Pasca Rilis Data Manufaktur Industri Inggris

Pound Sterling pada sesi perdagangan hari Rabu sore ini (11/05) tetap diperdagangkan di level rendah pasca rilis data produksi manufaktur dan produksi industri dari Inggris. Saat berita ini ditulis, Sterling masih bertahan di kisaran level harga rendah 1,440 per dolar AS.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik Inggris (ONS), produksi manufaktur Inggris secara tahunan turun tipis dari sebelumnya -1.6 persen menjadi -1.9 persen, namun mengalami kenaikan dari -0.9 persen menjadi 0.1 persen secara bulanan.


Di samping itu, adapun data produksi industri yang menurun secara YoY dari 0.1 persen ke -0.2 persen tapi menanjak dari -0.2 persen ke 0.3 persen secara MoM. Data-data tersebut juga menunjukkan bahwa sektor produksi dan manufaktur tetap 10 persen dan 7 persen di bawah puncak sebelum krisis pada kuartal I tahun 2008 lalu.
Di samping itu, Badan Pusat Statistik Inggris (ONS) menyatakan, tidak ada bukti yang jelas bahwa ketidakpastian hasil referendum keanggotaan Inggris di Uni Eropa bisa memberikan pengaruh besar terhadap output data-data manfaktur dan industri tersebut.

Menunggu Keputusan Tingkat Suku Bunga BoE

Menurut WBPOnline, Sterling bisa jadi akan mengalami volatilitas yang cukup tinggi pada hari Kamis nanti saat Bank Sentral Inggris diperkirakan tidak mengubah tingkat suku bunga. Selain itu, pada kesempatan yang sama, BoE juga akan merilis laporan tingkat inflasi kuartalan di Inggris.
Oleh karena itu, para investor saat ini masih berfokus dan menanti keputusan untuk kebijakan moneter tingkat suku bunga oleh BoE tersebut.